Pilpres Rusia 2018 Bakal Memanas, Perempuan Muslim Berhijab Ini Bakal Tantang Vladimir Putin

www.HorasSumutNews.com – Terbaru Pemilihan Presiden Rusia yang akan dihelat pada Maret 2018, Vladimir Putin bakal ditantang seorang wanita muslim berhijab, Aina Gamzatova. Wanita yang berasal dari daerah Dagestan ini telah mendeklarasikan diri untuk bertarung di Pilpres Rusia mendatang.

Deklarasi yang dilakukan Gamzatova terbilang cukup sederhana, yakni hanya melalui Facebook. Namun, hal itu disambut positif sekaligus menuai dukungan ratusan pendukungnya di Makhachkala, ibu kota Dagestan.

Penduduk di sana bahkan sampai turun ke jalan untuk melakukan selebrasi. Dagestan sendiri merupakan wilayah dengan mayoritas penduduk muslim.

Detik.com yang melansir Aljazeera mengabarkan bahwa Gamzatova memiliki modal untuk maju di Pilpres Rusia 2018. Wanita berusia 46 tahun ini merupakan kepala dari media grup muslim terbesar di Rusia, Islam.ru. lini bisnisnya itu terdiri dari stasiun televisi, surat kabar, radio, penerbit buku-buku Islam sekaligus memiliki aktivitas sosial rutinan.

Selain karena posisinya sebagai kepala sebuah grup media besar, Gamzatova juga dikenal sebagai seorang istri dari mufti di Dagestan, Akhmad Abdulaev. Ia adalah suami kedua Gamzatova. Suami pertama Gamzatova, Said Muhammad Abubakarov, teewas dalam ledakan bom mobil di Dagestan pada tahun 1998.

Pertanyaan kemudian menyeruak. Mamipukah Gamzatova mengalahkan Vladimir Putin atau bagaimana peluang Gamzatova memenangkan Pilpres Rusia 2018 itu. Putin sendiri diketahui sudah menjadi pejabat top di Rusia sejak akhir 90-an yang mana memiliki basis massa yang sangat besar yang tersebar di berbagai wilayah Rusia.

Masih dilansir dari detik.com, seorang blogger populer asal Dagestan, Zakir Magomedov, memberi sebuah analisa terkait dengan kans Gamzatova. Ia menyebut bahwa peluang Gamzatova memenangi pilpres Rusia adalah mustahil.

“Terlalu konyol jika mendiskusikannya secara serius,” kata Zakir.

Akan tetapi, Zakir menilai bahwa Gamzatova bakal meraup suara signifikan di Dagestan dan Kaukasus Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *